Recent Posts

Pamungkas Bali, Sajian Ikan Goreng dan Sup Kepala Ikan Warung Be Sanur yang Tak Terlupakan

7/01/2025
YaheLine

Cahaya keemasan senja yang temaram menyelimuti Bali, membasuh lelah kami setelah seharian menyusuri lorong waktu di Desa Penglipuran, mencium aroma kopi luwak di ILove Bas Coffee Plantation, dan merasakan suasana tenang dan magis di Pura Tirta Empul yang sakral. Di balik setiap jejak langkah itu, ada satu doa syahdu yang terus saya panjatkan pada Sang Pencipta: merawat damai dan merajut harmoni di tengah riuh dunia, bersama My Sweety, Raffi, dan Fathan.

Baca juga: Kenyang Maksimal di Mutiara Kintamani, Perut Kenyang, Mata pun Segar

Perut yang berkeroncongan membawa kami ke Warung Be Sanur, tepat di bibir Pantai Matahari Terbit. Angin laut membawa aroma garam dan cerita, menyambut hangat kulit kami yang letih. Di bawah gradasi langit jingga, meja kayu sederhana ini berubah menjadi hamparan sajadah syukur. Ikan goreng raksasa dengan bumbu kuning yang meresap sempurna, dan semangkuk sup kepala ikan yang mengepulkan kehangatan, tersaji bagai persembahan terbaik dari alam Nusantara yang kaya.
Di atas meja makan, kita tidak sekadar berbagi hidangan, tetapi saling merajut cerita dan mengukuhkan ikatan yang Tuhan anugerahkan.
Saya menatap My Sweety yang tersenyum lembut, lalu beralih pada Raffi dan Fathan. Dua remaja yang biasanya tenggelam dalam dunianya, kini lahap menyantap sup. Potongan timun di dalamnya memberikan sensasi kriuk yang menyegarkan, memancing tawa renyah mereka yang berpadu indah dengan debur ombak Sanur yang berirama. Di detik itu, saya sadar; perjalanan ini bukan sekadar memanjakan mata, melainkan sebuah ziarah batin untuk pulang ke dalam hati keluarga.

Baca juga: Swiss-Belhotel International Kuta, Basecamp Nyaman Kami di Bali

Ini adalah malam terakhir kami di Pulau Dewata. Ada getir harus berpisah dengan tanah yang memuja ini, namun hati kami pulang dengan bejana yang melimpah. Terima kasih, Tuhan, atas anugerah napas, atas bentangan lautan, dan atas kehangatan tawa mereka. Bali telah mengajarkan kami, bahwa harmoni sejati tumbuh dari rasa syukur yang dihidangkan bersama, di meja yang sama.

Yaheline

AUDIO Travel Story: Mahkota Be Sanur.mp3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar